WhatsApp Icon
Polres Jember Serahkan 250 Kg Zakat Fitrah ke BAZNAS Jember

 

Jember, Selasa (17 Maret) — Kepolisian Resor (Polres) Jember menyalurkan zakat fitrah sebanyak 250 kilogram kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jember dalam sebuah kegiatan seremonial yang berlangsung di Mapolres Jember, Selasa (17/3).

Penyerahan zakat fitrah tersebut dilakukan langsung oleh Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra, S.H., S.I.K., M.Si kepada Ketua BAZNAS Jember KH. Saifullahudi, S.Pd.I., M.M., sebagai bentuk komitmen institusi kepolisian dalam mendukung penguatan pengelolaan zakat yang terstruktur dan profesional.

Dalam sambutannya, Kapolres Jember menyampaikan bahwa zakat fitrah yang dihimpun merupakan hasil partisipasi anggota Polres Jember yang secara kolektif menunaikan kewajiban zakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Ia menegaskan bahwa penyaluran melalui BAZNAS Jember diharapkan dapat memastikan distribusi zakat tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Jember KH. Saifullahudi, S.Pd.I., M.M mengapresiasi langkah Polres Jember yang setiap tahuan rutin dilakukan dan mempercayakan penyaluran zakat fitrahnya kepada BAZNAS Jember. Menurutnya, sinergi antara institusi negara dan lembaga pengelola zakat menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas distribusi serta memperluas manfaat bagi mustahik.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Polres Jember. Zakat fitrah ini akan segera kami distribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan ketentuan syariah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Jember serta pimpinan BAZNAS Jember. Penyerahan zakat ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam program sosial keagamaan, khususnya di momentum bulan suci Ramadan.

17/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jember
Kodim 0824 Jember Salurkan 500 Kilogram Zakat Fitrah ke BAZNAS Jember

Jember, 16 Maret 2026 — Komando Distrik Militer (Kodim) 0824 Jember menyalurkan zakat fitrah sebanyak 500 kilogram kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jember. Penyerahan tersebut dilaksanakan pada Senin (16/3/2026) di Makodim 0824 Jember.

Zakat fitrah diserahkan langsung oleh Dandim 0824 Jember, Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P., kepada Ketua BAZNAS Jember, KH. Safiullahudi, S.Pd.I., M.M., sebagai bagian dari komitmen institusi TNI dalam mendukung pengelolaan zakat yang terorganisir dan akuntabel.

Dalam keterangannya, Dandim 0824 Jember menyampaikan bahwa zakat fitrah yang dihimpun merupakan kontribusi dari seluruh prajurit dan jajaran Kodim 0824 Jember dalam rangka menunaikan kewajiban keagamaan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Penyaluran zakat melalui BAZNAS Jember merupakan langkah strategis untuk memastikan distribusi berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang berhak,” ujarnya.

Ketua BAZNAS Jember, KH. Safiullahudi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Kodim 0824 Jember. Ia menegaskan bahwa zakat fitrah yang diterima akan segera didistribusikan kepada para mustahik sesuai dengan ketentuan syariah dan prinsip tata kelola yang profesional.

“Sinergi antara TNI dan BAZNAS Jember menjadi kekuatan penting dalam memperluas jangkauan pelayanan zakat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

 

Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dan khidmat serta dihadiri oleh jajaran Kodim 0824 Jember dan pimpinan BAZNAS Jember. Penyaluran zakat fitrah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas institusi dalam mendukung program sosial keagamaan, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan.

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jember
Menag RI Lantik Pengurus BAZNAS Periode 2026-2031

Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) masa jabatan 2026-2031. Prosesi penyerahan dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

?Penyerahan SK ini menandai dimulainya masa bakti 11 pimpinan BAZNAS yang baru untuk lima tahun ke depan. Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin menyatakan rasa syukur atas terbitnya payung hukum bagi kepengurusan ini agar roda organisasi BAZNAS dapat segera berjalan optimal.

?"Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyerahkan SK kepada pengurus BAZNAS yang baru. Setelah sekian lama kita menanti SK Presiden terhadap pengurus BAZNAS," jelas Nasaruddin Umar.

?"Pengurus BAZNAS yang baru ini kiranya bisa, dan sedapat mungkin menjadikan kenaikan zakat bisa tiga kali lipat. Saat ini BAZNAS bisa menghimpun sekitar Rp41 triliun," tambahnya.

?Dia menekankan, pengurus BAZNAS selaku amil harus tetap berpegang teguh pada ketentuan syariat dalam penetapan ashnaf atau golongan penerima zakat. Ia menegaskan bahwa penyaluran zakat harus menyasar delapan golongan yang telah ditetapkan secara jelas, tanpa interpretasi kiasan. Adapun kebutuhan sosial lainnya dapat diakomodasi melalui instrumen sedekah, wakaf, ghanimah, luqatah, serta sumber dana keumatan lainnya.

?Nasaruddin Umar turut berpesan agar pengurus BAZNAS menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa setiap pejabat yang terpilih memikul tanggung jawab besar untuk menjaga integritas lembaga demi mengangkat martabat bangsa di mata dunia.

?"Mari kita jadi juru bicara yang baik bagi bangsa dan negara. Kita semua ikut bertanggung jawab untuk mewujudkan perjuangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto, yakni mengangkat martabat masyarakat kecil dan menengah. Yakinlah ke depan bangsa ini akan semakin makmur dan kita semua menikmati hasilnya," ujarnya.

Berikut ini nama-nama yang menerima SK Presiden sebagai Anggota BAZNAS Periode 2026-2031: 

1. Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc.

2. Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si.

3. Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si.

4. Saidah Sakwan, M.A.

5. H. Ending Syarifuddin, M.E

6. H. Idy Muzayvad, S.H.I, M.SI

7. H. Mokhamad Mahdum SE, MIDec, PhD, Ak, CA, CPA CRP GRCE CWM. CHRP.

8. Hj. Neyla Saida Anwar

9. Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag

10. Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si

11. Mochamad Agus Rofiudin, S.Kom, M.M..

11/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jember
Zakat Tidak untuk MBG: Kemenag RI Tegaskan Fungsi Zakat, BAZNAS Jember Nyatakan Sikap

Jember — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menegaskan bahwa dana zakat tidak diperuntukkan bagi pembiayaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan ini disampaikan oleh Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, sebagai respons atas berkembangnya wacana publik terkait pemanfaatan dana zakat.

Menurut Menag, zakat merupakan instrumen ibadah yang memiliki ketentuan syariah yang jelas, khususnya terkait delapan golongan (asnaf). Penggunaan zakat di luar ketentuan tersebut dinilai tidak tepat dan berpotensi menyalahi prinsip dasar syariat Islam.

“Zakat memiliki aturan baku dan tidak bisa dialihkan untuk kepentingan di luar asnaf. Program MBG adalah program negara yang pembiayaannya harus bersumber dari anggaran yang sesuai, bukan dari dana zakat,” tegasnya.

Kemenag juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel.

Menindaklanjuti hal tersebut, BAZNAS Kabupaten Jember menyatakan sikap tegas untuk tetap berpegang pada prinsip syariah dalam pengelolaan zakat.

Ketua BAZNAS Jember, KH. Saifullahudi, S.Pd.I, M.M  menegaskan bahwa zakat hanya diperuntukkan bagi mustahik sesuai ketentuan syariah.

“BAZNAS Jember berkomitmen menjaga amanah umat. Zakat harus disalurkan sesuai asnaf. Program MBG adalah program pemerintah yang baik, namun tidak menggunakan dana zakat, hal ini juga senaga dengan apa yang disampaioleh BAZNAS RI” ujarnya.

BAZNAS Jember juga mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun menegaskan bahwa sinergi harus tetap dalam koridor regulasi.

BAZNAS Jember mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar terjamin secara syariah, transparan, dan akuntabel.

Dengan penegasan ini, diharapkan tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat serta semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat di Indonesia.

02/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jember
BAZNAS Jember Raih Opini WTP: Bukti Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan

Jember — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jember kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Buku 2024. Opini tersebut diberikan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Habib Basuni dan Rekan setelah melalui proses audit independen yang komprehensif. Penghargaan ini diterima langsung oleh Kabag Keuangan Yusran Basith, S.Sos di Kantor Baznas Kabupaten Jember pada hari Kamis, 19 Februari 2026.

Dalam dokumen resmi yang diterbitkan, KAP Habib Basuni dan Rekan menyatakan bahwa laporan keuangan BAZNAS Kabupaten Jember telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Opini WTP ini merupakan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan, yang mencerminkan kualitas tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan profesional. Dan penandatanganan opini ini dilakukan oleh Prof. Dr. Alwan Sri Kustono, M.Si., CA., CPA., AseanCPA selaku Signing Partner, pada 05 Februari 2026 di Surabaya.

Capaian ini menegaskan komitmen BAZNAS Jember dalam menjaga integritas pengelolaan dana umat, khususnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dengan sistem pelaporan yang semakin baik, BAZNAS Jember terus berupaya meningkatkan kepercayaan publik serta memastikan bahwa setiap dana yang dihimpun disalurkan secara tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Ketua BAZNAS Jember KH. Saifullahudi, S.Pd.I, M.M menyampaikan bahwa raihan opini WTP ini bukan hanya sekadar prestasi administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral kepada para muzaki dan masyarakat luas. “Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh tim, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan zakat yang profesional,” ujarnya.

Dengan capaian ini, BAZNAS Jember diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga pengelola zakat yang kredibel di tingkat daerah, sekaligus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi.

19/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jember

Berita Terbaru

Kemendagri Siap Dukung BAZNAS Gali Potensi Zakat di Indonesia
Kemendagri Siap Dukung BAZNAS Gali Potensi Zakat di Indonesia
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI menyatakan kesiapannya untuk mendukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam menggali potensi zakat di Indonesia. Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2024 yang diselenggarakan di Kalimantan Timur, 25-27 September 2024. Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, beserta jajaran Pimpinan BAZNAS. “Kita beruntung bahwa zakat sudah dikelola, sudah ada landasan hukumnya, sudah ada undang-undangnya semenjak tahun 2011, sudah ada peraturan turunannya, peraturan pemerintah tahun 2014. Didirikan sebagai lembaga nonstruktural, BAZNAS yang dikelola atau sehari-hari dikoordinasikan oleh Kemenag. ini kemajuan yang luar biasa di bidang zakat, hanya saja potensinya yang belum tergali,” kata Tito saat menjadi pembicara utama, Rabu malam (25/9/2024). Oleh karena itu, Tito menambahkan, Kemendagri siap mendukung BAZNAS agar bisa optimal dalam melaksanakan tugasnya. Menurutnya, terdapat beberapa hal yang dikerjakan Kemendagri dalam rangka membantu BAZNAS untuk menggali potensi zakat. “Kemendagri saat ini telah memperkuat kelembagaan BAZNAS. Di 34 provinsi sudah ada, di Kabupaten/Kota hampir 514 sudah ada. Tetapi ada yang bekerja maksimal, ada yang belum, tergantung dari teamwork di daerah masing-masing," katanya. Selain itu, pihaknya dalam membantu BAZNAS juga telah meminta laporan kepada para Gubernur, Bupati, Walikota untuk melaporkan perkembangan BAZNAS per triwulan. Di satu sisi, Kemendagri dalam rangka memperkuat kelembagaan juga telah memperluas jaringan UPZ. Kemudian, Tito mengatakan, Kemendagri telah melakukan pemanfaatan data dukcapil. Sehingga melalui data ini dapat diketahui berapa jumlah umat Islam yang ada di provinsi, kabupaten, kota, kecamatan sampai ke desa. "Data ini dapat dimanfaatkan juga dalam rangka penyaluran sehingga tepat sasaran," imbuhnya. Tidak hanya itu, Tito juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dengan baik bersama BAZNAS. “Terima kasih kepada BAZNAS yang telah membuat program kita bersama untuk daerah perbatasan, dan ini masih berjalan. Terima kasih,” pungkasnya. Sebelumnya, Rakornas BAZNAS 2024 dibuka langsung oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Ibu Kota Nusantara, kemudian acara dilanjutkan di Balikpapan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita".
BERITA26/09/2024 | Humas BAZNAS Jember
Hadiri Rakornas BAZNAS 2024, Menko PMK Tekankan Pentingnya Kesadaran Berzakat
Hadiri Rakornas BAZNAS 2024, Menko PMK Tekankan Pentingnya Kesadaran Berzakat
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P, menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran berzakat di tengah masyarakat untuk dapat mewujudkan keadilan sosial di Indonesia. Hal tersebut dikemukakan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu malam (25/9/2024). Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, beserta jajaran Pimpinan BAZNAS. "Kesadaran berzakat ini harus betul-betul ditumbuhkan, harus dipegang betul karena kalau tidak, suatu saat nanti orang-orang akan berzakat karena dipaksa, dan itu tidak bagus," katanya. Muhadjir menjelaskan, zakat semestinya tidak hanya dilakukan sebagai kewajiban yang dipaksakan, tapi betul-betul berasal dari keikhlasan dan keimanan. Menurutnya, zakat yang timbul dari kesadaran pribadi lebih utama daripada zakat yang dipaksakan. "Zakat itu kalau tidak salah artinya kan mensucikan, membersihkan, mensucikan harta kita diantaranya ya itu, kemungkinan ada unsur-unsur riba di dalam setiap transaksi yang kita lakukan, maka kita sucikan, kita bersihkan dengan zakat," tuturnya. "Intinya zakat itu adalah alat untuk membersihkan berbagai macam transaksi, berbagai macam hal yang ada di dalam harta kita, karena itu mestinya karena iman, masing-masing orang punya kesadaran sendiri-sendiri, terutama termasuk jumlah zakatnya," imbuh Muhadjir. Lebih lanjut Muhadjir menambahkan, zakat merupakan mekanisme yang paling efektif untuk mengurangi ketimpangan ekonomi di setiap wilayah untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat. "Zakat adalah mekanisme yang paling efektif untuk mengurangi ketimpangan ekonomi di setiap tempat untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan inti dari keadilan sosial adalah kesetaraan," ucapnya. Sebelumnya, Rakornas BAZNAS 2024 dibuka langsung oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Ibu Kota Nusantara, kemudian acara dilanjutkan di Balikpapan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita".
BERITA26/09/2024 | Humas BAZNAS Jember
Di Acara Rakornas 2024, BAZNAS Komitmen Berperan Aktif dan Jadi Referensi bagi Gerakan Zakat Dunia
Di Acara Rakornas 2024, BAZNAS Komitmen Berperan Aktif dan Jadi Referensi bagi Gerakan Zakat Dunia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berkomitmen untuk berperan aktif dan menjadi referensi bagi gerakan zakat dunia, salah satunya adalah apa yang terjadi pada saudara-saudara di Palestina. Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., dihadapan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2024 yang diselenggarakan di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Rabu (25/9/2024). "BAZNAS masih terus mengkoordinasikan seluruh kekuatan untuk peduli membantu palestina dalam gerakan Membasuh Luka Palestina dengan berkolaborasi bersama BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, mitra perusahaan, LAZ, serta lembaga dan komunitas untuk menghimpun dana bantuan dari masyarakat Indonesia," ujar Kiai Noor. Kiai Noor menambahkan, BAZNAS menargetkan pengumpulan untuk Palestina sebesar Rp250 miliar. Hingga per September 2024 realisasi ini melebihi dari target, BAZNAS telah menghimpun dana bantuan untuk Palestina sebesar Rp306,29 miliar. "Rencana alokasi penyaluran dengan target penghimpunan sebesar Rp250 miliar. Terbagi dalam 3 tahap diantaranya, tahap tanggap darurat sebesar Rp75 miliar bantuan disalurkan dalam bentuk bantuan bahan pangan, obat-obatan, alat kesehatan dan lain sebagainya," jelas Kiai Noor. Selanjutnya, lanjut Kiai Noor, tahap rehabilitas sebesar Rp25 miliar bantuan yang disalurkan dalam bentuk mengaktivasi sumber air, dukungan psikososial kepada anak-anak dan korban disabilitas serta pengobatan korban luka. Terakhir tahap rekonstruksi sebesar Rp150 miliar bantuan yang disalurkan seperti perbaikan tempat ibadah, perbaikan fasilitas kesehatan/rumah sakit dan perbaikan sekolah. BAZNAS juga memastikan, infak kemanusiaan Palestina yang disalurkan melalui BAZNAS ini dikelola dengan transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab. Infak yang disalurkan melalui BAZNAS RI 100 persen akan disalurkan untuk masyarakat Palestina. Turut hadir dalam acara pembukaan Rakornas tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Agama, KH. Saiful Rahmat Dasuki, Wakil Menteri Pertanahan, Raja Juli Antoni, serta perwakilan dua ormas besar Islam di Indonesia Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Penyelenggaraan Rakornas BAZNAS 2024 didukung oleh Bank Syariah Indonesia, BNI, Mandiri, BRI, BTN Syariah, Jamkrindo Syariah, dan PT Triata Mulia Indonesia. Rakornas BAZNAS akan diselenggarakan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita".
BERITA25/09/2024 | Humas BAZNAS Jember
Lampaui Target Pengumpulan, Presiden Jokowi Puji Digitalisasi Zakat BAZNAS
Lampaui Target Pengumpulan, Presiden Jokowi Puji Digitalisasi Zakat BAZNAS
Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) memuji langkah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang memanfaatkan teknologi digital, sehingga target pengumpulan zakat, infak, dan sedekah selalu melampaui target. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2024 yang dihadiri sebanyak 1.200 peserta di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Rabu (25/9/2024). "Saya senang beberapa kali saat BAZNAS mengadakan acara di istana, semuanya sudah dilakukan dalam bentuk digitalisasi, ini adalah bentuk kecepatan yang saya inginkan," ujar Presiden Jokowi dalam acara yang juga dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Menurut Presiden Jokowi, pemanfaatan teknologi digital membuat pengumpulan zakat, infak, sedekah di Indonesia selalu melampaui target dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak digulirkannya Gerakan Cinta Zakat pada 2021 lalu. "Sejak dimulainya Gerakan Cinta Zakat pada 2021, pertumbuhan zakat, infak, dan sedekah di Indonesia rata-rata naik 30 persen per tahun. Ini angka pertumbuhan yang cukup besar. Untuk itu saya mengapresiasi dan menghargai kerja keras seluruh jajaran di BAZNAS sehingga pertumbuhan tersebut bisa terus dicapai," kata Presiden Jokowi. Presiden Jokowi menambahkan, prestasi yang ditorehkan BAZNAS selama ini harus terus ditingkatkan melalui terobosan-terobosan baru, mengingat populasi Muslim di Indonesia termasuk yang paling besar di Indonesia. "Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, sekarang penduduk kita 236 juta penduduk adalah Muslim, sebuah jumlah yang sangat besar, tentu saja potensi zakat kita juga masih sangat besar untuk bisa kita gali dan kita kelola dengan baik. Sebab itu saya berharap BAZNAS ke depan dapat melakukan terobosan-terobosan melalui edukasi kepada masyarakat," pungkasnya. Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Agama KH. Saiful Rahmat Dasuki, Wakil Menteri Pertanahan Raja Juli Antoni, serta perwakilan dua ormas besar Islam di Indonesia Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Penyelenggaraan Rakornas BAZNAS 2024 didukung oleh Bank Syariah Indonesia, BNI, Mandiri, BRI, BTN Syariah, Jamkrindo Syariah, dan PT Triata Mulia Indonesia. Rakornas BAZNAS akan diselenggarakan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita".
BERITA25/09/2024 | Humas BAZNAS Jember
Pertama dalam Sejarah, Pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 Digelar di IKN
Pertama dalam Sejarah, Pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 Digelar di IKN
Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 diselenggarakan di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Rabu (25/9/2024). Acara ini merupakan yang pertama dalam sejarah. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan bahwa pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 di IKN adalah tonggak sejarah yang patut disyukuri dan dibanggakan. "Ini bukan hanya momen penting bagi BAZNAS, tetapi juga tonggak sejarah yang mengukuhkan komitmen BAZNAS untuk mendukung agenda pembangunan nasional, sejalan dengan semangat kebangkitan Indonesia melalui keberadaan Ibu Kota Negara yang baru," kata Kiai Noor dalam sambutannya. Kiai Noor mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa, khususnya dalam membangun kolaborasi antara Pemerintah dan BAZNAS. "Kami sampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Jokowi atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa, khususnya dalam membangun kolaborasi yang baik antara Pemerintah dan BAZNAS," katanya. Menurut Kiai Noor, penyelenggaraan Rakornas BAZNAS 2024 di IKN sangat membanggakan, sebab pembangunan IKN yang sedang berlangsung merupakan yang paling unik di dunia. "Ini membuktikan bahwa BAZNAS adalah sahabat Bapak Presiden Joko Widodo. Kami berterima kasih kepada Bapak Jokowi karena telah membawa kemajuan yang signifikan bagi Indonesia di mata dunia," jelasnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan bahwa Rakornas BAZNAS 2024 bertujuan memperkuat tata kelola zakat nasional, sehingga pengelolaan zakat dapat berjalan maksimal dan terintegrasi antara BAZNAS, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota. "Tujuan Rakornas ini adalah untuk meningkatkan tata kelola kinerja pengelolaan ZIS-DSKL secara nasional dalam rangka mencapai visi dan misi BAZNAS tahun 2025, sehingga ZIS-DSKL dapat menyejahterakan mustahik secara nasional melalui BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota," pungkasnya. Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Agama KH. Saiful Rahmat Dasuki, Wakil Menteri Pertanahan Raja Juli Antoni, serta perwakilan dari dua ormas besar Islam di Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Penyelenggaraan Rakornas BAZNAS 2024 didukung oleh Bank Syariah Indonesia, BNI, Mandiri, BRI, BTN Syariah, Jamkrindo Syariah, dan PT Triata Mulia Indonesia. Rakornas BAZNAS akan diselenggarakan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur pimpinan BAZNAS se-Indonesia, termasuk dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota, dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita."
BERITA25/09/2024 | Humas BAZNAS Jember
Apresiasi Pengelolaan Zakat, Presiden Jokowi Buka Rakornas BAZNAS 2024 di Ibu Kota Nusantara
Apresiasi Pengelolaan Zakat, Presiden Jokowi Buka Rakornas BAZNAS 2024 di Ibu Kota Nusantara
Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 yang dihelat di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Rabu (25/9/2024). "Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim Rapat Koordinasi Nasional Badan Amil Zakat Nasional tahun 2024 saya nyatakan dibuka secara resmi. Terima kasih," ujar Presiden Jokowi dalam acara yang dihadiri sekitar 1.200 peserta. Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi memuji BAZNAS RI yang telah memulai pemanfaatan teknologi digital dalam setiap penyelenggaraan acara besar, sehingga dapat berjalan dengan cepat dan sukses. "Saya senang beberapa kali saat BAZNAS mengadakan acara di istana, semuanya sudah dilakukan dalam bentuk digitalisasi, ini adalah bentuk kecepatan yang saya inginkan," kata Presiden Jokowi. Presiden Jokowi menambahkan, sejak dimulainya Gerakan Cinta Zakat pada 2021, pertumbuhan zakat, infak, dan sedekah di Indonesia rata-rata naik 30 persen per tahun. "Ini angka pertumbuhan yang cukup besar. Untuk itu saya mengapresiasi dan menghargai kerja keras seluruh jajaran di BAZNAS sehingga pertumbuhan tersebut bisa terus dicapai," kata Presiden Jokowi. Menurut Presiden Jokowi, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, potensi zakat di Indonesia juga masih sangat besar untuk bisa dikelola dan digali dengan baik. "Saya berharap BAZNAS ke depan dapat melakukan teribosan-terobosan baik melalui edukasi kepada masyarakat, yang paling penting adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk membangun sebuah tata kelola yang baik yang profesional," katanya. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menambahkan, Rakornas BAZNAS 2024 yang digelar di IKN bukan hanya sebuah momen penting bagi BAZNAS, tetapi juga sebuah tonggak sejarah yang mengukuhkan komitmen BAZNAS untuk terus mendukung agenda pembangunan nasional. "Hari ini, tanggal 25 September 2024, adalah hari yang sangat istimewa dan membanggakan bagi kami semua. Kami bersyukur dapat melaksanakan Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2024 di Istana Negara Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur," kata Kiai Noor. Kiai Noor menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah memperkenankan BAZNAS untuk menyelenggarakan kegiatan pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara. "Kehormatan ini menjadi simbol sinergi kuat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non-Struktural dengan tugas Pengelolaan Zakat dalam membangun Indonesia yang lebih sejahtera, adil, dan makmur melalui pengelolaan zakat yang semakin optimal," katanya. Kiai Noor menambahkan, kolaborasi antara BAZNAS dengan program-program pembangunan nasional semakin menunjukkan intensitas yang tinggi, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Sinergi ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS untuk mendukung program sosial pemerintah," tegasnya. Kiai Noor juga menyampaikan terima kasih kepada para sponsor yang telah memberikan dukungan luar biasa untuk acara ini, yaitu Bank Syariah Indonesia, BNI, Mandiri, BRI, BTN Syariah, Jamkrindo Syariah, dan PT Triatama. "Dukungan ini tentunya tidak hanya kami lihat berupa dana, tetapi juga menunjukkan kepercayaan dan dedikasi terhadap visi kami yaitu untuk menyejahterakan umat. Semoga hubungan ini terus berlanjut dan semakin kuat di masa depan, serta memberikan manfaat bagi kita semua," pungkasnya. Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Agama, KH. Saiful Rahmat Dasuki, Wakil Menteri Pertanahan, Raja Juli Antoni, serta perwakilan dua ormas besar Islam di Indonesia Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Rakornas BAZNAS akan diselenggarakan di Balikpapan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita".
BERITA25/09/2024 | Humas BAZNAS Jember
Setiap Hari, BAZNAS RI Sediakan 2.500 Paket Sajian Berkah Bergizi untuk Penyintas Gempa di Bandung
Setiap Hari, BAZNAS RI Sediakan 2.500 Paket Sajian Berkah Bergizi untuk Penyintas Gempa di Bandung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program Bank Makanan melakukan pendistribusian 2.500 paket Sajian Berkah Bergizi setiap hari, untuk para penyintas gempa di Kertasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA. mengatakan, aksi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, terutama dalam situasi krisis seperti bencana alam. "Pendistribusian Sajian Berkah Bergizi ini diharapkan dapat membantu para penyintas gempa di Bandung dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka yang mendesak," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (22/9/2024). Saidah menjelaskan, BAZNAS mengoperasionalkan dapur umum untuk menyiapkan paket makanan untuk warga terdampak di lokasi pengungsian. "Setiap harinya, ada 2.500 paket makanan yang didistribusikan ke beberapa lokasi pengungsian, seperti di Pos pengungsian Desa Cibereum, Desa Tarumajaya dan Desa Cikembang, yang mana pendistribusian ini diharapkan dapat membantu memenuhi gizi bagi para penyintas gempa di Bandung," jelasnya. Selain menyediakan paket bantuan makanan, pihaknya juga menghadirkan layanan lainnya seperti dapur air, layanan kesehatan, aksi resik dan dukungan psikososial. Saidah menyatakan, BAZNAS akan terus berupaya memberikan bantuan yang diperlukan untuk masyarakat yang membutuhkan. Ia pun berharap BAZNAS dapat menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang terkena bencana, serta mengajak masyarakat luas untuk turut serta dalam upaya membantu sesama yang sedang menghadapi cobaan. "Semoga bantuan makanan ini dapat membantu meringankan kebutuhan asupan bergizi bagi warga terdampak setiap harinya," harap Saidah. Program Bank Makanan BAZNAS merupakan salah satu upaya memberikan akses makanan sehat untuk orang yang kekurangan dan membutuhkan melalui pendekatan kolaboratif, bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu meringankan beban warga terdampak dengan menyediakan makanan bergizi dalam situasi darurat. Sebelumnya, BNPB mencatat ada 710 jiwa yang saat ini masih mengungsi di Kabupaten Bandung. Gempa 4,9 magnitudo tersebut juga berdampak kepada 5.409 keluarga atau 21.696 jiwa penduduk.
BERITA22/09/2024 | Humas BAZNAS Jember
Ketua BAZNAS RI Dorong Sinergi Zakat untuk Cerdaskan Bangsa
Ketua BAZNAS RI Dorong Sinergi Zakat untuk Cerdaskan Bangsa
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan pentingnya peranan zakat dalam mencerdaskan bangsa sebagai upaya mengurangi kesenjangan pendidikan dan menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera. "Zakat bukan sekadar instrumen spiritual, tetapi juga sarana pembangunan sosial yang krusial. Zakat memiliki peran besar dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan cerdas. BAZNAS, sebagai lembaga pengelola zakat, berada di garis depan dalam mengoptimalkan potensi zakat ini, khususnya dalam mendukung pendidikan yang lebih luas dan Inklusif," jelas Kiai Noor, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (22/9/2024). Kiai Noor mengatakan, pendidikan adalah kunci utama dalam membangun bangsa yang mandiri dan bermartabat. Namun, ketimpangan akses pendidikan menjadi salah satu hambatan terbesar. "Banyak saudara-saudara kita yang tidak mampu melanjutkan pendidikan karena masalah ekonomi. Padahal, pendidikan adalah pintu utama menuju kemajuan bangsa," ucapnya. Lebih lanjut, Kiai Noor mengungkapkan, dana zakat yang dikelola dengan baik memiliki potensi untuk mengatasi masalah tersebut. Dana zakat yang dikelola BAZNAS, lanjutnya, tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga untuk mendukung pendidikan dan pembangunan kapasitas umat. "Dengan cara ini, zakat tidak hanya menjadi ibadah, tetapi juga menjadi solusi sosial yang berkelanjutan," ujar Kiai Noor. Sebelumnya, hal yang sama juga disampaikan Kiai Noor dalam khutbah Jumat di Masjid Al Amin Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (20/9/2024). "BAZNAS juga berperan aktif dalam membangun sinergi dengan berbagai lembaga pendidikan dan masyarakat. Kolaborasi ini kami harapkan dapat memperluas jangkauan program zakat dan memberikan dampak lebih besar khususnya dalam bidang pendidikan," lanjutnya. Menurut Kiai Noor, kolaborasi antara BAZNAS, masyarakat, dan lembaga pendidikan adalah kunci dalam menciptakan perubahan besar dalam sistem pendidikan Indonesia. Dengan dukungan berbagai pihak, dana zakat dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung berbagai program pendidikan. "Salah satu bentuk kontribusi nyata zakat dalam pendidikan adalah dengan membangun generasi yang tangguh. Generasi yang memiliki akses pendidikan yang baik akan mampu menghadapi tantangan zaman dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa," jelas Kiai Noor. "BAZNAS dengan program zakat yang digagasnya berusaha memastikan bahwa pendidikan berkualitas dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, terutama mereka yang selama ini terpinggirkan dan kekurangan dalam segi finansial," tambahnya. Menurut data terbaru, Kiai Noor memaparkan, BAZNAS berhasil menyalurkan dana zakat yang dikelola dengan baik untuk mendukung ribuan siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Dengan program-program pendidikan yang digagasnya, BAZNAS berharap bisa turut serta dalam mencerdaskan bangsa dan mengurangi angka putus sekolah, yang masih menjadi masalah serius di Indonesia. "Zakat memiliki potensi besar untuk menciptakan perubahan sosial, termasuk dalam bidang pendidikan. Melalui program zakat yang terarah, kita bisa membantu menciptakan generasi yang lebih cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan global," jelasnya. Di akhir khutbahnya, Kiai Noor mengajak para jamaah Sholat Jumat berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kekuatan untuk selalu menunaikan zakat dengan ikhlas dan tepat sasaran, serta berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa. "Mencerdaskan anak bangsa adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam jihad fisabilillah," pungkasnya.
BERITA22/09/2024 | Humas BAZNAS Jember
BAZNAS Distribusikan 2.500 Porsi Makanan Prasmanan untuk Masyarakat Ekonomi Rentan di Bogor
BAZNAS Distribusikan 2.500 Porsi Makanan Prasmanan untuk Masyarakat Ekonomi Rentan di Bogor
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui program Bank Makanan, mendistribusikan 2.500 porsi makanan rasmanan untuk masyarakat ekonomi rentan di Kampung Nyomplong Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Kamis (19/9/2024). Sebanyak 2.500 porsi makanan tersebut didistribusikan untuk masyarakat miskin di Desa Kiarapandak sebanyak 1000 porsi, Desa Kiarasari 1000 porsi dan untuk ponpes setempat sebanyak 500 porsi. "Tim Divisi Kemanusiaan BAZNAS Alhamdulillah telah mendistribusikan makanan dengan menu lengkap bagi masyarakat di Bogor. Kegiatan ini merupakan upaya BAZNAS dalam rangka memenuhi asupan gizi masyarakat rentan," ujar Pimpinan BAZNAS RI Saidah Sakwan, MA dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat (20/9/2024). Menurut Saidah, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat solidaritas sosial di masyarakat, terutama bagi masyarakat yang rentan dan kurang mampu. Sehingga, kata dia, banyak manfaat yang dapat dirasakan secara langsung dengan adanya kegiatan ini. "Pendistribusian makanan ini juga diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial untuk turut serta dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan," tambahnya. Pihaknya juga mengatakan bantuan yang diberikan merupakan buah dari kebaikan yang terus dilakukan masyarakat melalui BAZNAS, yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat miskin. "Tentunya BAZNAS mengucapkan terima kasih atas uluran tangan dari donatur yang telah berbagi dengan masyarakat rentan yang membutuhkan bantuan," pungkas Saidah. Program Bank Makanan merupakan salah satu upaya BAZNAS untuk menyelesaikan dua masalah besar yaitu mengurangi jumlah makanan yang terbuang sia-sia dan memberikan akses makanan sehat untuk orang yang kekurangan melalui pendekatan kolaboratif bekerja sama dengan berbagai pihak.
BERITA20/09/2024 | Humas BAZNAS Jember
Bantu Berdayakan Umat, PT Adev Natural Indonesia Salurkan Zakat Perusahaan Rp1.1 Miliar melalui BAZNAS RI
Bantu Berdayakan Umat, PT Adev Natural Indonesia Salurkan Zakat Perusahaan Rp1.1 Miliar melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyerahan zakat perusahaan PT Adev Natural Indonesia, sebesar Rp1.100.000.000 (satu miliar seratus juta rupiah) untuk membantu para penerima manfaat yang membutuhkan dan berkontribusi dalam program pemberdayaan umat. Secara simbolis penyerahan zakat perusahaan tersebut diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (20/9/2024). Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat LC. MA., serta Presiden Direktur PT Adev Natural Indonesia, Muhammad Malik Gunawan S.Tp, M.Si. "Terima kasih kepada PT Adev Natural Indonesia, kami apresiasi setinggi-tingginya. Ini sangat luar biasa, berbagi kebaikan untuk masyarakat yang membutuhkan, semoga ini bisa menjadi keberkahan bagi PT Adev Natural Indonesia dan juga jajarannya, karyawannya, semoga langkah ini juga bisa ditiru dan diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain," kata Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat LC. MA. "Insya Allah, zakat perusahaan dari PT Adev Natural Indonesia ini akan disalurkan ke dalam beberapa program BAZNAS, diantaranya Balai Ternak BAZNAS, pemberian paket sembako dan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina," ujar Achmad. Achmad juga memastikan zakat perusahaan yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat sasaran, sesuai dengan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI), sehingga manfaatnya dapat benar-benar dirasakan oleh para penerima manfaat. Achmad berharap, program bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat dan dapat diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain untuk menyalurkan zakat dan infak perusahaannya melalui BAZNAS. "Semoga apa yang kita lakukan ini menjadi langkah bersama dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mudah-mudahan kerja sama kita ke depan dapat terus berkembang, dan menjadi berkah untuk semua," ucapnya. Sementara itu, Presiden Direktur PT Adev Natural Indonesia, Muhammad Malik Gunawan S.Tp, M.Si., menyebutkan, alasan pihaknya memilih BAZNAS RI untuk menyalurkan zakat perusahaan PT Adev Natural Indonesia, karena BAZNAS merupakan lembaga resmi pemerintah dan telah terpercaya dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia. "Kami memilih BAZNAS karena kami yakin BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah, dan sudah terpercaya. Zakat perusahaan ini nantinya akan disalurkan dalam program Balai Ternak BAZNAS, pemberian paket sembako dan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina. Jadi tidak hanya untuk masyarakat Indonesia, tetapi untuk saudara-saudara kita di Palestina yang juga membutuhkan bantuan," pungkasnya.
BERITA20/09/2024 | Humas BAZNAS Jember
BAZNAS JEMBER MELAKSANAKAN PENGUATAN UPZ UPAYA PENINGKATAN PENGUMPULAN ZAKAT INFAQ DAN SEDEKAH
BAZNAS JEMBER MELAKSANAKAN PENGUATAN UPZ UPAYA PENINGKATAN PENGUMPULAN ZAKAT INFAQ DAN SEDEKAH
Jember - Selasa (6/8) Aula Barat lantai satu gedung pemerintah Kabupaten Jember dipadati ole Pengelola UPZ (Unit Pengumpul Zakat). Tidak lain adalah menghadiri undangan BAZNAS Jember, dalam agenda Penguatan UPZ sebagai upaya peningkatan pengumpulan Zakat Infaq danSedekah (ZIS). Dalam acara tersebut dilaksanakn secara sederhana namun sangat berbobot. Selain undangan juga dihadiri oleh Pimpinan Baznas Jember yaitu Ketua Syaifullahudi, Waka I M.S Rasyid, Waka III Amiruddin dan Waka IV Akhmad Rudi Masrukhin sekaligus menyampaikan peran UPZ diwilyah masing-masing. Undangan ini bertahap, karena UPZ Baznas Jember sangat banyak sehingga tidak memungkinkan untuk diundang semuanya. Rapat ini dihadiri kurang lebih 98% dari jumlah UPZ yang diundang. Angaka ini menunjukkan kesadaran betapa pentingnya membumikan kesadaran akan kewajiban berzakat. Dari rapat ini Baznas Jember mempunyai beberapa masukan agar kesadaran wajibnya berzakat semakin meningkat dan juga pelayanan (a) miingkatkan pengumpulan disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih banyak warga Kabupaten Jember yang terbantu, dengan semakin baiknya tingkat pengumpulan Zakat, Infaq dan Sedekah di Kabupaten Jember. Upaya ini debagai langkah yang teratur dan sistematis demi keberlanjutan ZIS yang produktif; (b) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tidak hanya menjadi tim pengumpul sakan akan tetapi juga bisa mendistribusikan. Maka UPZ ini berfungsi secara maksimal dan mampu memberikan kepercayaan kepada muzaki sehingga banyak muzaki yang mempercayakan hartanya di Baznas Jember; (c) rencana selanjutnya untuk memudahkan pengumpulan Zakat Infaq dan Sedekah dilingkungan ASN, bisa dilakukan sistem payroll; (d) setiap kegiatan Baznas Jember dipublikasikan secara luas tidak hanya platfon sosial media saja.
BERITA07/08/2024 | Humas BAZNAS Jember
BAZNAS JEMBER SALURKAN 80 EKOR KAMBING KURBAN
BAZNAS JEMBER SALURKAN 80 EKOR KAMBING KURBAN
Jember - Selasa (19/06/24) dirumah salah satu pimpinan Baznas Jember KH. Amiruddin selaku pembinan Kampung Zakat di Kecamatan Sumberjambe, tepatnya di Dusun Pace Desa jambearum telah dilaksankan penyembelihan hewan kurban kambing sejumlah 80 ekor. Jumlah ini naik delapan kali lipat dari jumlah kurban tahun 2023 yang hanya menerima 10 ekor kambing. Kambing kurban tersebut dibeli langsung dari peternak binaan Baznas yang lokasinya tidak jauh dari tempat penyembelihan. Ini merupakan prestasi yang sangat baik yang diperoleh Baznas Jember, yang sudah diberi kepercayaan mengeelola program dari Baznas RI. Penyembelihan kurban ini, berlangsung guyub oleh para peternak itu sendiri dan dibantu oleh amil Baznas Jember dan dipantau langsung oleh pimpinan Baznas Jember. Proses penyembelihan itu sendiri selsai sampai jam tiga sore dan langsung didistribusikan ke UPZ Baznas Jember, yaitu Kecamatan Patrang, Kecamatan Kaliwates, PDAM, PDP Kahyangan, Kemenag Jember, Kecamatan Sumbersari, Kampung Zakat dan didistribusikan langsung oleh amil Baznas Jember. Untuk tahun depan semoga amanah yang telah dijalankan oleh Baznas Jember dapat memberikan kepercayaan warga Jember untuk menyalurkan sebagian hartanya atau kurbanya di Baznas Jember.
BERITA20/06/2024 | Humas BAZNAS Jember
PERKUAT MANAJEMEN DAN OPTIMALISASI PENGUMPULAN, BAZANAS JEMBER LAKUKAN STUDI TIRU DI BAZNAS GRESIK
PERKUAT MANAJEMEN DAN OPTIMALISASI PENGUMPULAN, BAZANAS JEMBER LAKUKAN STUDI TIRU DI BAZNAS GRESIK
Jember - Tahun 2022 Bupati Jember melantik lima orang pimpinan baru Baznas Jember. Dan ditahun ini merupakan awal periode kedua dalam kepengurusan Baznas Kabupaten Jember. Dari pimpinan Baznas Jember yang baru ini mengagas motto BAZNASSSSIAP (Baznas Solid, Speed, Smart, Ikhlas, Akuntabilitas, Powerfull). Untuk mewujudkan motto tersebut, Baznas Jember melaksanakan salah satu program studi tiru ke Baznas Gresik. Pada 22 Mei 2024 rombongan Baznas Jember meliputi lima pimpinan didampingi kepala pelaksana dan sekretris tiba di Baznas Gresik. Saat rombongan tiba dikantor Baznas Gresik disambut hangat oleh pimpinan dan amil Baznas Gresik. Acara yang berlangsung sangatlah sederhana dan berbobot sehingga menghasilkan gagasan yang bisa mewujudkan motto Baznas Jember. Secara statistik Zakat, Infaq dan Sedekah Baznas Gresik meningkat secara signifikan, tentua hal itu tidak serta merta langsung meningkat akan tetapi ada cara-cara jitu yang dilakukan oleh pimpinan Baznas Gresik anatara lain komunikasi santai dengan stakeholder kabupaten, membuat roadshow bersama OPD. Cara-cara inilah yang menjadi faktor meningkatnya kepercayaan muzakki terhadap Baznas Gresik. Studi tiru tersebut hanya berlangsung sehari, namun sangat berarti untuk mengukur potensi zakat yang ada di Kabupaten Jember dan acara tersebut ditutup dengan penyerehan cinderamata dan sesi foto bersama.
BERITA28/05/2024 | Humas BAZNAS Jember
BAZNAS JEMBER SALURKAN 5 TON ZAKAT FITRAH
BAZNAS JEMBER SALURKAN 5 TON ZAKAT FITRAH
Jember - Ramadhan merupakan bulan yang sangat didambakan oleh ummat islam. Dan sudah menjadi pemandangan umum dalam perayaan Idul Fitri seluruh ummat Islam berbondong-bondong menyalurkan zakat fitrahnya kepada yang berhak baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Baznas Jember selama ramadhan melakukan sosialisa dan publikasi diantaranya Pertama, dilakukan pada saat pendistribusian yang dikemas dalam Baznas Jember Super Charity (BJSC) tahun 2024 yang sudah menjadi program tahunan. Dalam kegiatan tersebut merupakan syiar bahwa Baznas Jember berkewajiban tidak hanya menyalurkan harta muzaki kepada mustahik tetapi juga berkewajiban menyampaikan tentang wajibnya menunaikan zakat (Fitrah dan Maal). Kedua, publikasi dibeberapa titik yaitu, jalan sekitar kantor Baznas, Alun-Alun Kecamatan Puger, Kecamatan Gumukmas dan Kecamatan Kencong. Pada tanggal 9 April 2024 Baznas Jember berhasil mengumpulkan zakat fitrah sebanyak 5 ton yang berasal dari berbagai instansi dan perorangan, pada saat itu juga langsung disalurkan kepada mustahik hingga takbir idul fitrih berkumandanga. Tentu, ini merupakan capaian yang luar biasa karena pengumpulan zakat fitran tahun 2024 meningkat, yang mana tahuan 2023 hanya mencapai 1 ton lebih. Untuk itu, tahun depan harus lebih giat lagi dalam mensyiarkan dan mengumnpulkan zakat karena dengan meningkatnya pengumpulan salah satu bukti bahwa Baznas Jember adalah lembaga yang sudah dipercaya "untuk menjaga kepercayaan muzakki, kita akan membuat program yang lebih baik lagi pada ramadhan tahun depan" ungkap Abdul Qodir selaku Kepala Pelaksana.
BERITA24/04/2024 | Humas BAZNAS Jember
POLRES JEMBER SALURKAN ZAKAT MAAL KE BAZNAS JEMBER
POLRES JEMBER SALURKAN ZAKAT MAAL KE BAZNAS JEMBER
Jember - Ramadhan merupakan bulan penuh ampunan penuh berkah yang selalu dinantikan oleh ummat muslim didunia. Ramadhan adalah rukun Islam yang keempat hukumnya wajib bagi ummat islam. Namun bulan ramadhan ini pula pahala perintah wajib ummat islam berlipat ganda termasuk kebaikan-kebaikan yang lain. Maka sudah menjadi kabar gembira bagi ummat islam. Akan tetapi menjelang berakhirnya bulan ramadhan ini, kita harus menutup dengan baik. Salah satu kewajiban yang selalu beriringan dengan kewajiban puasa adalah membayar zakat yaitu zakat fitra dan zakat maal. Dan pembayaran zakat dibulan ramadhan merupakan berkah bagi orang-orang yang berhak menerimanya, karena hukumnya wajib tentu tidak mau melewatkan begitu saja. Baznas Jember selama bulan ramadhan membuka pelayanan penerimaan zakat hingga takbir berkumandang. Pada 08 April 2024 bertempat dikantor Polres Jember, jajaran Polres Jember juga tidak mau ketinggalan untuk meraih keberkahan diakhir bulan ramadhan, yaitu menghimpun zakat fitrah sebesar 2 ton lebih dan zakat maal sebesar 75 juta. Dan semuanya di salurkan melalui Baznas Jember. Penyerahan zakat tersebut berlangsung sederhana secara simbolis untuk menyakurkan zakat fitrah sebagian mustahik yang sudah mendapat undangan dari Polres Jember satu per satu mulai memadati kursi yang telah disediakan. Acara penyerahan dibuka oleh Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama, SIK., SH. M.Si kemudian ditutup dengan doa oleh Ketua Baznas Jember Saifullahudi. Setelah acara serah terima zakat fitrah secara simbolis selesai, Baznas Jember yang dimpipin langsung oleh Ketua Baznas Jember diarahkan untuk masuk ke ruangan Kapolres tak berlangsung lama tas kertas berisi zakat maal para jajaran polres jember kemudian diserahkan. Sebelum tim Baznas Jember pamit, berharap Polres Jember istiqomah menyalurkan zakatnya ke Baznas Jember hal ini ditandai dengan pertanyaan Kapolres Jember "apakah ink setiap tahun (zakat maal)??" dengan nada tegas Ketua Baznas Jember menjawab "setiap tahaun komandan". Kemudian ditutup dengan foto bersama. Karena Polres Jember tahun 2023 hanya menyalurkan zkat fitrah ke Baznas Jember, kedepannya semoga bertambah baik.
BERITA09/04/2024 | Humas BAZNAS Jembee
HUKUM ORANG YANG MENAHAN DAN MENGINGKARI ZAKAT
HUKUM ORANG YANG MENAHAN DAN MENGINGKARI ZAKAT
Zakat adalah salah satu rukun Islam, karena ia merupakan rukun ketiga setelah dua kalimat syahadat dan shalat, oleh karena itu para ulama bersepakat bahwa orang yang mengingkari zakat dan mengingkari kewajibannya adalah kafir dan murtad dari agama Islam, serta dihukumi sebagai orang yang halal darahnya apabila tidak bertaubat, karena zakat adalah sesuatu yang telah diketahui dengan jelas kewajibannya, artinya, kaum muslimin secara pribadi dan umum telah mengetahui hal ini, tidak perlu lagi ada argumentasi dan hujjah. Imam Nawawi berkata: Semoga Allah merahmatinya: "Barangsiapa yang mengingkari kewajiban zakat pada masa sekarang ini, maka ia telah kafir dengan kesepakatan kaum muslimin." Beliau berkata, "Ilmu tentang kewajiban zakat telah tersebar di tengah-tengah kaum muslimin, baik secara pribadi maupun secara umum, baik yang alim maupun yang jahil, maka tidak ada alasan bagi seseorang untuk mengingkari kewajiban zakat. Demikian juga dengan orang yang mengingkari sesuatu yang telah menjadi ijma' (kesepakatan) kaum muslimin dalam urusan agama, jika ilmunya telah tersebar: Seperti shalat lima waktu, puasa Ramadhan, mandi janabah, haramnya zina, menikahi wanita mahram, dan hukum-hukum lainnya." (Syarah Muslim 1/205). (Tafsir Muslim: 1/205). Bahkan di Indonesia dilingkungan Peradilan Agama diatur dalam Kompilasi Ekonomi Syariah mengenai kewajiban zakat Pasal 684 Barang siapa yang melanggar ketentuanzakat ini maka akan dikenai sanksi sebagaimana diatur sebagai berikut: Barangsiapa yang tidak menunaikan zakat maka akan dikenai denda dengan jumlah tidak melebihi dari besarnya zakat yang wajib dikeluarkan. Denda sebagaimana dimaksud dalam angka (1) didasarkan pada putusanpengadilan. Barangsiapa yang menghindar dari menunaikan zakat, maka dikenakan denda dengan jumlah tidak melebihi (20%) dari besarnya zakat yang harus dibayarkan. Zakat yang harus dibayarkan ditambah dengan denda dapat diambil secara paksa oleh juru sita untuk diserahkan kepada badan amil zakat daerahkabupaten/kota.
BERITA01/03/2024 | Humas BAZNAS Jember
PENTINGNYA MENUNAIKAN ZAKAT
PENTINGNYA MENUNAIKAN ZAKAT
Ambillah zakat dari harta mereka (guna) menyucikan dan membersihkan mereka, dan doakanlah mereka karena sesungguhnya doamu adalah ketenteraman bagi mereka. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (QS. Attaubah, Ayat : 103 Tafsir Wajiz Pada ayat sebelumnya dijelaskan adanya sekelompok orang yang mengakui dosa-dosa mereka lalu bertobat kepada Allah. Karena penyebab dosa mereka adalah kecintaan kepada harta, maka dalam ayat ini dijelaskan tentang wujud tobat dan ketaatan diantaranya dengan menunaikan zakat. Diperintahkan kepada Nabi Muhammad, Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan jiwa mereka dari kekikiran dan cinta yang berlebihan terhadap harta, dan menyucikan hati agar tumbuh subur sifat-sifat kebaikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu menumbuhkan ketenteraman jiwa bagi mereka yang sudah lama gelisah dan cemas akibat dosa-dosa yang mereka kerjakan. Sampaikan kepada mereka bahwa Allah Maha Mendengar permohonan ampun dari hamba-Nya, Maha Mengetahui tulus atau tidaknya tobat mereka. Tafsir Tahlili Perintah Allah pada permulaan ayat ini ditujukan kepada Rasul-Nya, agar Rasulullah sebagai pemimpin mengambil sebagian dari harta benda mereka sebagai sedekah atau zakat. Ini untuk menjadi bukti kebenaran tobat mereka, karena sedekah atau zakat tersebut akan membersihkan diri mereka dari dosa yang timbul karena mangkirnya mereka dari peperangan dan untuk mensucikan diri mereka dari sifat "cinta harta" yang mendorong mereka untuk mangkir dari peperangan itu. Selain itu sedekah atau zakat tersebut akan membersihkan diri mereka pula dari semua sifat-sifat jelek yang timbul karena harta benda, seperti kikir, tamak, dan sebagainya. Oleh karena itu, Rasul mengutus para sahabat untuk menarik zakat dari kaum Muslimin. Di samping itu, dapat dikatakan bahwa penunaian zakat berarti membersihkan harta benda yang tinggal, sebab pada harta benda seseorang terdapat hak orang lain, yaitu orang-orang yang oleh agama Islam telah ditentukan sebagai orang-orang yang berhak menerima zakat. Selama zakat itu belum dibayarkan oleh pemilik harta tersebut, maka selama itu pula harta bendanya tetap bercampur dengan hak orang lain, yang haram untuk dimakannya. Akan tetapi, bila ia mengeluarkan zakat dari hartanya itu, maka harta tersebut menjadi bersih dari hak orang lain. Orang yang mengeluarkan zakat terbebas dari sifat kikir dan tamak. Menunaikan zakat akan menyebab-kan keberkahan pada sisa harta yang masih tinggal, sehingga ia tumbuh dan berkembang biak. Sebaliknya bila zakat itu tidak dikeluarkan, maka harta benda seseorang tidak akan memperoleh keberkahan. Perlu diketahui, walaupun perintah Allah dalam ayat ini pada lahirnya ditujukan kepada Rasul-Nya, dan turunnya ayat ini berkenaan dengan peristiwa Abu Lubabah dan kawan-kawannya namun hukumnya juga berlaku terhadap semua pemimpin atau penguasa dalam setiap masyarakat muslim, untuk melaksanakan perintah Allah dalam masalah zakat ini, yaitu untuk memungut zakat tersebut dari orang-orang Islam yang wajib berzakat, dan kemudian membagi-bagikan zakat itu kepada yang berhak menerima-nya. Dengan demikian, maka zakat akan dapat memenuhi fungsinya sebagai sarana yang efektif untuk membina kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya dalam ayat ini Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya, dan juga kepada setiap pemimpin dan penguasa dalam masyarakat, agar setelah melakukan pemungutan dan pembagian zakat, mereka berdoa kepada Allah bagi keselamatan dan kebahagiaan pembayar zakat. Doa tersebut akan menenangkan jiwa mereka, dan akan menenteramkan hati mereka, serta menimbulkan kepercayaan dalam hati mereka bahwa Allah benar-benar telah menerima tobat mereka. Semoga Allah memberi pahala terhadap apa-apa yang kamu berikan, dan memberkahi apa yang kamu tinggalkan. Pada akhir ayat ini diterangkan bahwa Allah Maha Mendengar setiap ucapan hamba-Nya yang bertobat, Allah Maha Mengetahui semua yang tersimpan dalam hati sanubari hamba-Nya, seperti rasa penyesalan dan kegelisahan yang timbul karena kesadaran atas kesalahan yang telah diperbuat. Pemungutan zakat memiliki banyak kepentingan dan manfaat, baik bagi individu muzakki (pemberi zakat) maupun masyarakat secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa memungut zakat itu penting: Kewajiban Agama: Zakat merupakan salah satu rukun Islam dan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat untuk membayar zakat. Pemungutan zakat merupakan implementasi dari perintah agama Islam. Meningkatkan Kesadaran Keagamaan: Melalui kegiatan pemungutan zakat, masyarakat dapat lebih sadar akan kewajiban agamanya dan dapat mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pemberdayaan Ekonomi: Zakat memiliki peran signifikan dalam memberdayakan ekonomi masyarakat. Pemungutan zakat membantu mendistribusikan kekayaan dengan lebih adil dan mengurangi kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan Ekonomi: Zakat yang dikumpulkan dapat digunakan untuk membiayai proyek-proyek pembangunan ekonomi, seperti pendidikan, pelatihan keterampilan, dan bantuan modal usaha. Hal ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Peningkatan Kesejahteraan Sosial: Dana zakat dapat digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti fakir miskin, yatim piatu, dan dhuafa. Hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan sosial dan mengurangi tingkat kemiskinan. Solidaritas Sosial: Zakat juga berperan dalam memperkuat ikatan sosial antarindividu dan kelompok dalam masyarakat. Pemungutan zakat menciptakan kesadaran akan tanggung jawab bersama terhadap kesejahteraan sesama. Pengentasan Kemiskinan: Zakat dapat menjadi instrumen pengentasan kemiskinan dengan memberikan bantuan langsung kepada mereka yang membutuhkan, membantu mereka keluar dari lingkaran kemiskinan. Penguatan Kelembagaan: Pemungutan zakat melibatkan pembentukan badan amil zakat yang dapat menjadi lembaga keuangan dan sosial yang kuat, dengan kemampuan mengelola dana zakat secara efektif dan efisien. Keberlanjutan Program Kemanusiaan: Zakat memberikan sumber pendanaan yang berkelanjutan untuk program-program kemanusiaan dan pembangunan yang dapat memberikan manfaat jangka panjang. Peran Pemerintah dan Lembaga Swasta: Pemungutan zakat dapat melibatkan pemerintah, lembaga amil zakat, dan sektor swasta, menciptakan kemitraan yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam mengumpulkan dan mendistribusikan zakat. Melalui pemungutan zakat, diharapkan masyarakat dapat menjalankan kewajiban agama dengan lebih baik dan kontribusi sosial dapat memberikan dampak positif terhadap kehidupan individu dan masyarakat secara keseluruhan.
BERITA29/02/2024 | Humas BAZNAS Jember
PEDULI SESAMA RAIH KEMENANGAN MELALUI BAZNAS JEMBER SUPER CHARITY
PEDULI SESAMA RAIH KEMENANGAN MELALUI BAZNAS JEMBER SUPER CHARITY
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jember dalah lembaga yang berperan penting dalam mengelola zakat untuk kesejahteraan masyarakat di tingkat Kabupaten/Kota. BAZNAS Kabupaten Jember memiliki misi yang jelas untuk mengumpulkan, mengelola, dan mendistribusikan zakat serta dana sosial lainnya secara efisien dan transparan. Melalui pendekatan yang terukur dan berbasis keadilan sosial, BAZNAS Kabupaten Jember berkomitmen untukmemastikan bahwa zakat yang dikumpulkan digunakan secara optimal untuk membantu mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, dan memperkuat daya ekonomi masyarakat yang membutuhkan. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan, BAZNAS Kabupaten Jember juga berperan dalam mempromosikan inklusi sosial dan memberdayakan m a sya ra ka t d a l a m m e n c a p a i t u j u a n p e m b a n g u n a n berkelanjutan. Melalui program-program yang beragam dan inovatif, BAZNAS Kabupaten Jember tidak hanya mengelola zakat, tetapi juga menjadi agen perubahan yang membangun kesadaran, kemandirian, dan keadilan di tengah-tengah masyarakat. Dalam rangka memperkuat semangat kepedulian sosial dan memperluas dampak positif zakat di bulanRamadan, BAZNAS Jember mengadakan acara tahunan yang dinamakan "BAZNAS Jember Super Charity".Acara ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan dengan memberikan santunan berupa paket sembako senilai 250.000 rupiah kepada 2024 mustahik diseluruh wilayah Jember. Melalui upaya ini, BAZNAS Jember berkomitmen untuk meringankan beban ekonomi mereka yang kurang mampu dan memastikan bahwa mereka dapat merayakan bulan Ramadan dengan lebih tenteram dan bermakna. Super Charity bukan hanya sekedar program bantuan, tetapi juga merupakan wujud nyata dari solidaritas sosial dan kepedulian bersama dalam membangun komunitas yang lebih berdaya. Dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, donatur, dan relawan, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan memperluas cakupan pengabdian sosial BAZNAS Jember dalam menyebarkan kebaikan di seluruh wilayahnya.
BERITA28/02/2024 | Humas BAZNAS Jember
BAZNAS JEMBER PEDULI STUNTING
BAZNAS JEMBER PEDULI STUNTING
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} Jember - Rabu/ 24 Januari 2024. Tim LP2M Universitas Jember yang dikepalai Prof. Yuli Witono, S.TP., M.P. bersama Wakil Bupati Jember K.H MB. Firjaun meresmikan ”Rumah Gemas: Rumah Generasi Emas”. Hadir pula di acara launching program KKN mahasiswa tersebut di antaranya: Plt. Kepala D3AKB, Camat Jenggawah, tim Baznas, Kepala Desa Kertonegoro, Kepala Puskesmas Kemuningsari Kidul, Ahli Gizi, kader Posyandu, RDS, dan ibu-ibu PKK. Koordinator Desa KKN menyampaikan bahwa program tersebut murni gagasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMD Kelompok 18 dengan didukung secara penuh oleh kepala Desa Kertonegoro. Acara peresmian ini menjadi tonggak bersejarah dalam upaya mengurangi angka stunting di Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, imbuhnya. Prof. Yuli Witono dalam sambutan menegaskan bahwa format KKN UMD sejak 2017 telag diformat secara tematik. Tematik KKN akan disesuaikan dengan kebutuhan dan permasalahan desa yang ditempati. Seperti halnya tematik stunting di desa Kertonegoro ini yang telah menghasilkan produk berupa “Rumah GEMAS”, yang mempunyai makna sebagai wadah edukasi dan pelatihan masyarakat desa guna membebaskan desa dari persoalan stunting. GEMAS sendiri merupakan singkatan dari Generasi Emas, yang menggambarkan komitmen untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan unggul, lanjutnya. Wakil Bupati Jember yang hadir dan melaunching Rumah GEMAS juga menegaskan bahwa kita berupaya memberikan perhatian khusus dalam mengedukasi warga menuju desa bebas stunting, memastikan tumbuh kembang optimal anak-anak, dan menciptakan fondasi kuat untuk masa depan yang gemilang. Hari ini adalah bagian dari upaya untuk menyelesaikan dan mencari solusi persoalan-persoalan yang ada di Kabupaten Jember, khususnya terkait dengan stunting untuk mempersiapkan generasi emas di Indonesia. Harapannya program dan kegiatan mahasiswa KKN UMN UNEJ membawa hasil yang maksimal dan positif untuk masyarakat Jember khususnya di Desa Kertonegoro”. Dengan melibatkan pihak masyarakat secara aktif dalam pengembangan dan pemeliharaan Rumah Gemas, tercipta ikatan kuat antara masyarakat, pemerintah, universitas, dan pemangku kepentingan dapat mencapai tujuan bersama. Rumah Desa Sehat akan menjadi pusat kegiatan edukasi dan pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui program ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang pola makan sehat, pelatihan pembuatan makanan bergizi, pelayanan tentang stunting, kegiatan rutin posyandu dan langkah-langkah pencegahan stunting, tambahnya. Acara launching ini ditutup dengan aksi pemberian bantuan Baznas kepada keluarga stunting oleh Wakil Bupati Jember. Akhmad Rudi Masrukhin, M.Pd, selaku pimipinan Baznas Jember Waka. IV Bidang SDM. Dengan dibentuknya TPPS (Tim Percepatan Prunan Stunting), yang diketuai langsung oleh Wakil Bupati Jember ini akan semakin mengokohkan kerjasama kolaboratif dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Jember. " Sinergitas ini tidak keluar dari program yang telah ditetapkan oleh Baznas Jember, diantaranya Jember Peduli dan Jember Sehat", imbuhnya.Rudi yang juga sebagai ketua LPPM Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember, merapa optimis jika seluruh elemen masyarakat gotong-royong dan mencurahkan kepedulian akan krisis ini, akan terwujd Jember bebas stunting, sejahtera Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghofur. Baznas akan terus mengajak warga masyarakat, lembaga, dan perusahaan untuk berzakat dan infak melalui Baznas, yang barang tuntu nantinya akan sesegera kembali kepada mereka yang membutuhkan.
BERITA26/01/2024 | Humas BAZNAS Jember
BAZNAS JEMBER SALURKAN BANTUAN SEUMUR HIDUP
BAZNAS JEMBER SALURKAN BANTUAN SEUMUR HIDUP
Jember - Matahari masih terasa menyengat ditengah-tengah sibuknya aktivitas kota Jember. Tim Baznas Jember menerjang panas itu sembari menyapa pemangku wilayah Kelurahan Sumbersari Ketua RT 05 RW 022 hari kamis (11/01). Jeda aktifitas sehari-harinya dengan ikhlas menjemput perempuah lansia dengan hidup sebatangkara tak berpengasilan cukup dan hidup menumpang. Satu persatu mereka memasuki rumah Ketua RT tersebut, dimana sudah ditunggu oleh tim Baznas Jember, Mahasiswa magang, Bhabinkamtibmas, ketua RW, lurah Sumbersari, dengan suguhan sederhana berjejer air meniral gelasan dimeja yang sangat sederhana. Kemudian tiga perempuan lansia tersebut duduk berjejer disofa, tak berjelang lama dari itu pak babinsa pun ikut menyusul menyaksikan senyum ketiga lansia tersebut. Acara tersebut berlangsung sederhana Pimpinan Baznas Jember MS Rasyid menyampaikan perihal kedatangan Tim Baznas Jember "maksud kedatangan kami disini, setelah menerima pengajuan kemudian disurvei dan alhamdulillah memenuhi syarat. maka dari itu Baznas Jember menyampaikan amanah dari para muzakki bantuan seumur hidup berupa uang tunai sebesar Rp.600.000 tiap bulan" Ketiga lansia tersebut, setelah mendengar penjelasan dari Pimpinan Baznas Jember tersenyum berbinar rasa gembira dan haru sebagai bentuk terimakasih kepada para pihak yang membantu, Pak RW menambahi "semoga apa yang sampean terima ini benar-benar membawa berkah dan bermanfaat". Kemudian dilanjut dengan acara pemberian santunan tersebut secara bergantian dimulai dari Lurah Sumbersari, Pimpinan Baznas Jember dan Pak Bhabinkamtimas kemudian ditutup dengan foto bersama.
BERITA12/01/2024 | Humas BAZNAS Jember
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Jember.

Lihat Daftar Rekening →