Baznas Jember dan Tanoker Ledokombo Bersinergi Tangani Kasus Kekerasan Seksual Lansia
13/01/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Jember
-
Ledokombo, Jember – Baznas Kabupaten Jember melakukan kunjungan ke komunitas sosial Tanoker di Desa Ledokombo, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, pada Ahad, 12 Januari 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk melaksanakan kerjasama sosial filantropi dalam menangani kasus kekerasan seksual yang menimpa seorang lansia ibu Salma (nama samaran). Korban adalah seorang perempuan berusia lanjut yang menjadi korban kekerasan seksual oleh remaja saat sedang mencari rumput (ngarit) di pekarangan.
Hadir dalam kegiatan ini Ustadz Abdul Qodir, Kepala Pelaksana Baznas Jember; Akhmad Rudi Masrukhin, Wakil Ketua IV Baznas bidang SDM, Administrasi, dan Umum; serta Cici Farha, Ketua Tanoker. Mereka bersama-sama memberikan perhatian kepada korban melalui program pemulihan trauma dan bantuan sosial.
Sebagai bagian dari intervensi, korban menerima terapi penyembuhan pasca-trauma (healing therapy) berbasis Trauma-Focused Therapy (TFT) yang memadukan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR).
Proses terapi dimulai dengan pendekatan empati, di mana korban diajak berbicara untuk mengenali dan memahami emosi yang dirasakannya. Dalam sesi terapi ini, korban diberikan teknik pernapasan untuk mengurangi kecemasan serta teknik visualisasi positif yang membantu mengganti ingatan traumatik dengan citra yang lebih aman dan damai.
Metode EMDR digunakan untuk membantu korban memproses kembali memori traumatik secara bertahap. Dengan panduan terapis, korban diarahkan untuk mengikuti gerakan mata atau rangsangan lain sambil mengingat peristiwa traumatik. Proses ini bertujuan untuk mengurangi beban emosional dari ingatan tersebut. Pendekatan CBT juga diterapkan untuk membantu korban mengatasi pikiran negatif dan membangun keyakinan baru yang lebih konstruktif.
Selain layanan terapi, Baznas Jember dan Tanoker memberikan santunan kepada korban untuk kebutuhan mendesak. Mereka juga melakukan pemetaan kondisi ekonomi keluarga korban yang masuk dalam kategori kurang mampu. Langkah ini bertujuan untuk merancang program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan, sehingga keluarga korban dapat meningkatkan taraf hidup mereka.
Akhmad Rudi Masrukhin menegaskan pentingnya program ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial Baznas Jember. “Kami tidak hanya berfokus pada pemulihan trauma korban, tetapi juga memastikan keluarga korban mendapatkan pendampingan dan peluang untuk memperbaiki kondisi ekonominya,” jelasnya.
Ketua Tanoker, Cici Farha, menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi yang terjalin. “Kasus kekerasan seksual ini adalah duka bersama. Dengan adanya kolaborasi seperti ini, kami berharap dapat memberikan harapan baru bagi korban dan keluarganya,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Baznas Jember dan Tanoker dalam memberikan dukungan sosial yang komprehensif bagi masyarakat rentan, khususnya korban kekerasan. Kerjasama ini diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga lain untuk lebih peduli terhadap isu-isu kemanusiaan di tengah masyarakat.
Berita Lainnya
Baznas Jember: Digitalisasi dan Kolaborasi adalah Kunci
BAZNAS Jember Ikuti Bimtek: Perkuat SOP, Tingkatkan Layanan
BAZNAS Jember Dorong UMKM Binaan dari Mustahik Menjadi Muzaki Melalui Pelatihan Z-Chicken
Baznas Jember Salurkan Bantuan Sembako di Acara Pra-TMMD Bersama Setda Kabupaten Jember
UPZ Universitas Al-Falah Assunniyah Kencong Jember Serahkan Donasi untuk Korban Banjir Sumatra kepada BAZNAS Jember
Tancap Gas: BAZNAS Jember Salurkan Bantuan Stunting

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
